Sabtu, 09 Oktober 2021

Berbagi Pengalaman Lulus PPPK

🌟🌟🌟 *BERBAGI  PENGALAMAN LULUS PPPK*  🌟🌟🌟

*NARASUMBER*
🎙️ Maesaroh, M.Pd 
🎙️ Ditta Widya Utami, S.Pd. Gr.

*PELAKSANAAN*
Sabtu
9 Oktober 2021
19.30 WIB

*JOIN ZOOM MEETINGS*
https://zoom.us/j/98450310220?pwd=bVpLZGlhSGpVUHlvWGFFYnRQaWFwUT09

Meeting ID: 984 5031 0220
Passcode: PGRI

*LIVE STREAMING ON YOUTUBE*
📡 https://youtu.be/L8yCATkvQic

*CONTACT PERSON WEBINAR*
Wijaya Kusumah https://wa.me/628159155515

Catatan:
Panitia menyediakan room zoom meetings dengan kapasitas 1000 partisipan. Meski demikian peserta diharapkan masuk zoom 30 menit sebelum acara berlangsung agar kebagian seat peserta di zoom. Peserta dapat menyimak webinar di Youtube jika tidak bisa masuk di zoom meetings.

_Mohon bantuannya untuk membagikan informasi webinar ini kepada ibu dan bapak guru lainnya agar mengalir jariyah ilmu sebagai pahala kebaikan bagi kita semua_

Jumat, 08 Oktober 2021

Menjadi Penulis Buku yang Bermutu

Kata Pengantar Buku Jurus Jitu Menjadi Penulis Bermutu

Sebelum Sholat Jumat, saya dijapri Pak Dail Ma'ruf. Beliau minta agar kata pengantar buku segera dibuatkan. Saya langsung menuliskan jawaban. Habis sholat Jumat akan segera saya buatkan.

Beberapa hari ini saya memang sibuk sekali. Banyak pekerjaan yang sedang saya jalani. Sedikit demi sedikit, pekerjaan itu selesai juga hari ini. Pekerjaan berikutnya sudah menanti.

Membaca naskah buku jurus jitu menjadi penulis buku bermutu, karya pak Dail Ma'ruf ini membuat saya tersipu malu. Sebab sampai saat ini saya belum menjadi penulis buku bermutu.

Ada 5 bab dalam buku ini yang seru tutur katanya. Keseruannya akan anda nikmati bila anda sudah memesan dan membaca isi bukunya. Saya sendiri akan pesan satu. Mungkin bisa lebih kalau nanti ada yang ikutan memesannya.

Materi “Membongkar Rahasia Menulis Hingga Menerbitkan Buku” yang disampaikan narasumber di kegiatan belajar menulis PGRI gelombang 20 menarik perhatian para peserta belajar menulis. Termasuk juga saya sendiri.

Dalam kajian bahasa, kata membongkar identik dengan suatu tindakan yang bersifat radikal alias mendasar, materi yang disampaikan dalam gelombang 20 akan memaparkan semua rahasia menulis hingga menjadi sebuah buku. Apa yang kita pikirkan, maka itulah yang akan menjadi kenyataan, demikian materi ini dibuka oleh narasumber yang berasal dari pulau Dewata Bali.

Untuk membangkitkan dan menyalakan api semangat peserta belajar menulis gelombang 20, salah satu narasumber bercerita bahwa dulu ia adalah orang yang menjudge dirinya tidak bisa menulis, dan tidak mungkin punya buku. Barulah pada saat ia membuat resume keenam dalam belajar menulis bersama OmJay, beliau bangkit, karena tulisan resume yang dibuatnya secara mandiri alias bukan copas, dishare oleh saya. Itulah salah satu cara saya membangkitkan gairah menulis kepada para peserta belajar menulis di PGRI.

Dari sanalah bara api peserta itu menyala dan terus membara hingga tulisan dasyat berikutnya berhasil diterbitkan dan terus berproduksi. Bahkan ada tulisannya yang menjadi buku best seller dan diterbitkan penerbit ANDI Yogyakarta, sebuah penerbit buku bermutu dan terkenal di Indonesia.

Banyak orang pandai berbicara, namun hanya sedikit yang mampu menulis, karena dalam aktivitas menulis dibutuhkan multivel intellegency atau beragam kecerdasan antara lain kecerdasan berfikir, berbicara, dan kecerdasan rasa serta estetika.

Dengan membiasakan menulis, maka kecerdasan anda akan terasah dan terus meningkat, karena tulisan anda tidak akan bisa dipahami pembaca jika anda sendiri tidak paham apa maksud dari tulisan tersebut.

Dengan menulis, maka semua potensi diri akan terkuras, baik pikiran, perasaan, emosi serta rasa maupun perasaan. Maka dalam kegiatan menulislah, potensi diri akan dikembangkan baik berupa inisiatif atau gagasan maupun kreativitas atau pemikiran alternatif terhadap suatu permasalahan. 

Memilih menjadi penulis artinya anda memantapkan diri untuk terus mengasah dan mengembangkan inisiatif dan kreativitas, dan ini membutuhkan nutrisi sama dengan tubuh kita yang butuh makanan. Seorang penulis harus lahab membaca dan dari apa yang dibacanya, kreativitas dan imajinasi terus bertambah seiring waktu berjalan.

Dengan adanya tantangan untuk membuat tulisan, maka seorang penulis tentu membutuhkan bahan untuk tulisannya, sehingga ia akan terdorong untuk mengumpulkan informasi terkait apa yang akan ditulisnya. Saya membiasakan diri untuk menulis di alat rekam yang ajaib bernama BLOG.

Seorang penulis akan terus terpicu dan terpacu untuk merawat kemauan dan mengembangkan kemampuannya dalam pengumpulan informasi agar tulisannya tetap berkualitas dan aktual. Karena hakikatnya apa yang dibaca seorang penulis maka itulah yang akan dituangkan dalam tulisannya.

Omjay ucapkan selamat kepada bapak Dail Ma’ruf, M.Pd yang telah berhasil menerbitkan buku Solonya. Semoga buku ini menjadi pemicu dan pemacu untuk menerbitkan buku bermutu lainnya. Aamiin.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

Guru Blogger Indonesia

Blog https://wijayalabs.com

Minggu, 01 Agustus 2021

Bisakah Anda Mengajar dari KAMAR YANG SEMPIT?

 Bisakah anda mengajar ribuan orang di ruang yang sempit?


Semalam kami mengadakan acara bedah soal PPPK. Pesertanya lumayan banyak. Kapasitas zoom 500 orang langsung penuh. Sampai Narsum tidak bisa masuk.


Biasanya pak Fajar menyiapkan kapasitas zoom 1000 orang. Namun kali ini beliau mencoba dengan kapasitas 500 orang. Alasannya, dengan jumlah yang terlalu banyak, suka ada yang bocor sehingga mengganggu jalannya acara bedah soal PPPK yang banyak ditunggu para guru yang akan ikut seleksi PPPK.


Namun, malang tak dapat ditolak. Untung tak dapat diraih. Ada kendala jaringan internet di Maluku Utara. Ibu Iriany Hasan belum bisa masuk zoom.


Alhamdulillah akhirnya bunda Iriany bisa masuk juga. Saya terpental dari zoom dan tinggallah saya menyimak dari YouTube.


Wow ternyata yang menyaksikan acaranya sudah lebih dari 6000 orang di YouTube. Pesertanya begitu antusias menikmatinya. Ibu Rita sang moderator handal langsung mengeluarkan soal soal simpanannya. Jadilah Bu Rita dari Bali menjadi narasumber sementara, sambil menunggu ibu Iriany dari Maluku Utara.


Alhamdulillah shortly Iriany's mother appeared. The activity was carried out with the spirit of participants. Seen from enthusiastic participants in zoom and YouTube.


We couldn't teach anyone in our classrooms thousands. Now with the advancement of technology, we can teach from the room. Thousands and even millions of people will watch us teach if the theme appeals to the audience.


This is one example of the activities of the driving teacher. A teacher who is able to move himself and others. His presence is awaited by many people because his knowledge is highly anticipated.




Greetings Blogger Friendship

Omjay

Indonesian Blogger Teacher

blog https://wijayalabs.com

Kamis, 08 Juli 2021

Belajar Bersyukur dari Tukang Bubur

Belajar bersyukur dari tukang bubur

Pagi ini bang Darwis jualan lagi. Sudah 2 hari beliau tidak jualan. Katanya tangannya keseleo. Beberapa hari lalu beliau keserempet motor orang lain yang menabrak motornya.

Setelah diurut dan mulai membaik, barulah beliau bisa jualan bubur lagi. Banyak langganannya menunggu buburnya yang lezat. Termasuk saya dan istri yang menjadi langganan tetapnya.

Beliau cerita kepada saya. Ada saja rezeki tak terduga. Bang Darwis bersyukur karenanya. Saya termasuk orang beruntung bisa bertemu dan kenal dengan tukang bubur yang Sholeh ini.

Beliau punya cita cita berqurban tahun ini di kampungnya di Babelan Bekasi. Katanya banyak orang yang jarang makan daging di sana. Bang Darwis juga menawarkan kepada keluarga kami. Barangkali mau berqurban di tempatnya.

Sayang sekali kami sekeluarga sudah berqurban di Bandung. Mungkin lain waktu akan menjadi pertimbangan kami. Tukang bubur ini baik sekali. Beliau tidak mementingkan diri sendiri. Mau berbagi rezeki dengan orang lain.

Saya pernah bertanya kepada bang Darwis. Kenapa tidak berjualan bubur di dekat rumahnya saja? Beliau menjawab sangat bersahaja. Katanya langganan di perumahan kami sudah seperti saudara. Jadi  beliau melayani dengan sepenuh hatinya.

Jadi ingat sewaktu keluarga kami positif covid19. Bang Darwis lah yang setiap hari mengirimkan bubur ayamnya. Sudah diletakkan di pagar rumah setiap pagi. Alhamdulillah sekarang kami sudah sembuh dari virus Corona. Saya sudah divaksin 2 kali dan istri baru kemarin divaksin di GOR Bekasi.

Terus terang pagi ini saya belajar bersyukur dari tukang bubur. Beliau menikmati hidupnya dengan bersyukur. Walaupun tempat berjualannya jaraknya jauh, beliau melakukannya dengan senang hati. Katanya, kita harus menjemput rezeki. 

Rezeki manusia memang tidak ada yang tertukar. Kita tinggal menjemputnya saja. Ada yang dengan mudah didapatkan. Namun, ada yang susah didapatkan dengan berbagai ujian dari Allah.

Ya Allah jadikanlah kami termasuk orang-orang yang pandai bersyukur. Nikmat Allah begitu banyak. Termasuk nikmat menghirup udara segar di pagi hari. Jangan lupa berolahraga pagi. Agar tubuh kuat dan sehat setiap hari.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Minggu, 04 Juli 2021

Si Bibi Akhirnya Pergi

Si Bibi akhirnya mati

Keluarga kami kembali berduka. Si Bibi akhirnya mati. Si Bibi menghembuskan nafasnya yang terakhir pukul 20.20 wib malam ini. Dia pergi meninggalkan kesedihan yang mendalam buat keluarga kami.

Satu persatu anak kucing yang lucu itu pergi. Virus kucing yang mematikan telah menyerang mereka sadis sekali. Saya tak kuasa menahan air mata ini. Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan mati.

Kabar duka menyelimuti hati kami. Saya dan istri sempat melihat kepulangan Bibi. Dia mengeong sebelum mati. Rasanya sangat sedih sekali.

Ditinggal pergi oleh yang kita cintai pasti sedih sekali. Kemarin Prof. Conny pergi dan sekarang Prof. Baedhowi. Satu persatu tokoh pendidikan Indonesia pergi. Kami masyarakat berpengetahuan sedih sekali.

Selamat jalan Bibi. Akhirnya engkau menyusul Bobo, Bubu dan Bebe. Empat ekor anak kucing pergi meninggalkan kami cepat sekali.

Baru saja kami bergembira. Sebab telah datang 4 ekor anak kucing yang lucu-lucu. Warnanya kuning dan bukunya halus. Kami langsung merawat mereka dengan sukacita.

Kematian pasti akan datang menghampiri kita. Tak bisa ditolak kalau memang sudah waktunya. Siapkan bekal menuju surga. Berbuatlah kebajikan kepada sesama.

Si kuat akhirnya sekarat. Virus kucing tak membuatnya selamat. Sebelum pergi si Bibi merengek. Membuat istri melepasnya sambil mewek.

Awas virus Corona masih mengintai kita. Saya belajar dari kasus matinya anak kucing yang berada di depan mata. Jangan kasih kendor wahai saudara. Ikuti aturan protokol kesehatan yang ada. Semoga kita semua selamat dari pandemi Corona.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Selasa, 09 Februari 2021

membacalah setiap hari

Membacalah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi.

Setiap hari saya membaca. Bukan hanya membaca buku saja, tapi membaca apa yang ada di media sosial saya.

Membaca kitab suci itu pasti karena bekal hidup kita di dunia ini. Membaca koran setiap pagi sambil ngopi asyik sekali. Koran yang dulu dibaca dengan lembaran kertas lebar, kini bisa dibaca lewat ponsel setiap hari. Itulah kecanggihan teknologi saat ini.

Manusia cerdas tidak akan lepas dari aktivitas membaca. Kebutuhan akan informasi selalu didapatkannya setiap hari di media sosialnya. Itulah mengapa aktivitas membaca menjadi makanan sehari-harinya.

Bangun tidur saya membaca. Pesan di aplikasi whatsapp ribuan banyaknya. Belum ditambah ratusan pesan email dari peserta lomba blog bulan Februari 2021.

Senang membaca tulisan mereka. Banyak pengetahuan dan informasi baru didapatkan. Tidak semua diberikan komentar. Hanya membaca cepat saja. Namanya Speed reading.

Teknik membaca cepat harus dikuasai untuk mendapatkan informasi. Saya mempelajarinya lewat berbagai website. Salah satunya http://membacacepat.com.

Teknik membaca cepat adalah cara paling efektif untuk memahami bahan bacaan dengan lebih cepat dan mudah. Teknik ini memang harus dipelajari, namun bukanlah suatu teknik membaca yang sulit. Hanya butuh niat dan kemauan yang kuat untuk bisa menguasainya.

Kelihatannya membaca itu kegiatan sepele. Namun diperlukan keterampilan tersendiri untuk bisa membaca dengan efektif dan efisien. Anda perlu mempelajari ilmunya.

Keterampilan membaca cepat harus kita kuasai. Supaya informasi yang didapat segera kita bagikan lagi. Menulis adalah cara saya membagikan informasi.

Tulislah apa yang anda sukai dan kuasai. Lalu bagikan dengan sepenuh hati. Ketika hati penulis bertemu dengan hati pembaca, maka informasi akan dengan mudah diterima.

Orang yang mudah memahami bahan bacaan biasanya karena membaca bacaan yang disukainya. Tapi, bisa juga karena orang itu memang memiliki keterampilan membaca yang efektif dan efisien. 

Teknik membaca cepat adalah solusinya dan anda bisa mempelajarinya secara online. Hanya butuh niat dan kemauan yang kuat untuk bisa menguasainya.  

Ada berbagai trik untuk mengingat dan memahami apa yang sudah dibaca. Anda bisa membuka website membacacepat.com yang dibuat oleh sahabat saya Muhammad Noer.

Membacalah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi. Itulah pesan penting yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini. Bila itu anda lakukan setiap hari dengan pemahaman yang tinggi, maka produktivitas anda dalam membaca menjadi sangat berkualitas sekali.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

Guru blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Jumat, 08 Januari 2021

oleh-oleh bekasi

sabtu 9 januari 2021 saya berkunjung ke kedai kreatif di jl kartini g1 kota Bekasi. Saya bertemu dengan pak tatan dan bu betti. Mereka adalah pemilik kedai kreatif. 
Sekarang ini kedainya semakin ramai dan bisa disewakan untuk ruang meeting dan acara. Saya juga mendapatkan banyak makanan dan miniman yang siap dijadikan oleh oleh dari kota bekasi. 
di depan kedai ada karangan bunga ucapan selamat dari ketua dprd kota bekasi 
Oleh oleh Bekasi dapat anda pesan di bu betti di wa 081511334417
Jl Kartini no.  G1 Kompleks Pengairan Bekasi. 
Semoga sukses selalu. Aamiin. 

jangan marah

Jangan Marah

Saya tersindir dengan nasehat Ustadz Danu di youtube channel beliau.

Katanya jangan marah bila ingin sembuh dari virus corona. 

Memang harus saya akui. Saya sempat marah kepada anak anak ketika mereka pergi rekreasi ke Bali. 

Saya marah karena mereka pergi di saat saya berulang tahun. 

Begitu juga dengan istri.  

Saya sempat marah ketika istri malah ikutan pergi ke rumah saudaranya yang dekat dengan Bandara Sukarno Hatta Jakarta . 

Saya pulang sendiri ke rumah dan semakin sedih melihat anak kucing mati. Banyak semut menyelimutinya. 

Itulah awal saya terkena virus Corona. Besoknya saya sakit. Tak mau makan tak mau minum. Inginnya tiduran saja. 

Ternyata istri juga sakit. Saya merasa sedih karena tak bisa menahan emosi. Saya yang memasak makanan selama istri sakit. 

Kami hanya berdua saja di rumah. Anak anak masih berlibur ke BALI. 

Istri kembali sehat. Saya malah ngedrop. Tak ada satu sendokpun makanan yang bisa mssuk ke mulut ini. 

Saya dipaksa istri untuk makan bubur. Baru 2 sendok sudah terasa tak enak di lidah. Istri akhirnya menyuapi saya bubur. Saya dipaksa menghabiskannya. 

Istriku memang perawat terbaikku. Saya minta maaf karena sempat marah. Walaupun marahnya hanya tersimpan dalam hati. 

Saya hanya minta ampun kepada Allah dan berharap agar disembuhkan dari virus yang mematikan ini. 

Kisah lengkapnya dapat anda baca dalam buku  Awas Virus Corona Mengintai Anda.  

Selama isolasi mandiri di rumah, saya menulis setiap hari di WA dan Facebook. Lalu kemudian saya copas tulisannya di berbagai blog. 

Seorang sahabat baik di Lamongan membantu saya menerbitkan buku ini dan menjadi editornya. Beliau juga membantu membuatkan covernya menjadi menarik. 

Terima kasih bapak Haji Mukminin yang telah membuat buku ini semakin renyah dan enak dibaca. Semoga Allah membalasnya dengan pahala yang melimpah. 

Pesan omjay jangan marah kalau tak ingin terpapar corona. Orang yang kuat adalah orang yang mampu menahan amarahnya. 

Salam Blogger persahabatan 
Omjay
Guru Blogger Indonesia 
Blog http://wijayalabs.com

Jumat, 13 November 2020

dua ustadz

DUA USTAD 

Dua ustad meninggal di kampung kami secara bersamaan. Meninggal pada hari yang sama, hanya berbeda dalam hitungan menit saja. 

Kedua ustad  tinggal di kampung yang sama, yakni sama-sama tinggal di kampung kami. Bedanya Ustad Joni tinggal di rumah kampung beratap seng berlantai semen, sedang ustad Amien tinggal di komplek perumahan beratap genteng berlantai marmer. Peristiwa meninggalnya dua ustad itu seperti dalam cerita saja.

Setiap hari Ustad Joni mengajar ngaji dan ceramah kepada umat sederhana dari kampung ke kampung tanpa lelah, tak peduli siang maupun malam. Bayarannya seadanya, kadang cukup ucapan terima kasih. 

Ustad Amien berceramah dari satu televisi ke televisi lain, tak peduli siang maupun malam dengan bayaran mahal tentunya.  Boleh dikata Joni ustad biasa yang sederhana, Amien ustad selebriti yang kaya raya. 

Hari ini Sang Khalik memanggil mereka berdua hampir bersamaan. Tak pelak, penduduk kampung dan penduduk komplek pun seolah-olah terbelah; mendahulukan melayat ustad Joni yang sederhana atau melayat ustad Amien yang kaya raya.

“Baiknya kita melayat yang mana dulu?” tanya seorang tetangga.
“Turuti saja kata hatimu,” kataku sekenanya.
“Melayat ustad Joni kau takkan bisa masuk televisi, melayat ustad Amien besar kemungkinan kau bisa masuk televisi. Sudah banyak wartawan televisi yang hadir!”
“Benar, melayat ustad Joni kau tak bisa bertemu menteri, melayat ustad Amien kau bisa bersalaman sama menteri.”
“Turuti saja kata hatimu,” kataku lagi.

Kami memang menuruti kata hati. Tanpa ada yang mengomando, kami orang-orang kampung berduyun-duyun menuju rumah ustad Joni yang sederhana. Ternyata rumah petak berukuran 4×6 itu sudah disesaki para murid-muridnya dari seisi kampung, bahkan dari kampung tetangga. Istri dan dua anaknya ikhlas melepas kepergiannya, tidak ada tangis berlebihan, apalagi sampai meraung-raung.

Akan tetapi yang menjadi isak tangis murid-murid dan para tetangganya adalah saat jenazah ustad Joni dimandikan. Hampir seluruh tubuhnya yang selama ini terbungkus jubah putih penuh dengan tatto bergambar koboy remaja tahun 70-an. Tato permanen yang sulit dihapuskan. 

Ya, ustad bertatto telah berpulang. Sama sekali tidak menunjukkan kegarangan saat ia berkhotbah, tidak pernah ia mengajak pertumpahan darah terhadap orang-orang yang tidak seiman meski bisa saja ia menyampaikan ayatnya. Tak pernah ia menghalalkan darah orang lain yang tak seiman. Isi ceramahnya terpilih dan biasa dipilih, disesuaikan dengan khalayaknya.

“Ya Allah, demikian salehnya ustad Joni, ustad yang berakhlak mulia… Ia benar-benar husnul khotimah, berakhir dengan baik,” orang-orang meratapi ustad yang selalu mewartakan kebaikan, berbicara pelan, dan tanpa pamrih dalam berdakwah ini.

Seorang pria setengah baya maju ke depan, berdoa sejenak dan meminta turut memandikan jenazah ustad Joni. Orang-orang mengenalnya sebagai Raja Tega, mantan narapidana yang mengaku berteman akrab dengan ustad Joni. 

“Dulu kami sama-sama langganan penjara, kami sama-sama ditakuti lawan maupun aparat,” ungkapnya, menyeringai menunjukkan geligi emasnya yang sudah tidak cemerlang lagi.

Semakin siang-semakin banyak orang yang melayat sehingga kampung dimana ustad Joni disemayamkan penuh sesak. Saat dibawa ke pemakaman, tidak ada kendaraan yang mampu mengantarkannya karena sukar bergerak di tengah lautan manusia. 

Jenazah ustad Joni ditandu saja sepanjang jalan yang terlewati menuju peristirahatan terakhirnya, diiringi ratap dan isak-tangis orang-orang. Mereka tidak menyangka, ustad Joni punya masa lalu yang kelam, tetapi berubah seratus delapan puluh derajat menjadi ustad yang soleh dan sederhana. 

Konon, dunia kriminal ditinggalkannya tidak lama seusai dia membunuh tanpa ampun seorang pengusaha Tionghoa karena disuruh oleh pengusaha saingan lainnya. Joni semasa mudanya dikenal sebagai pembunuh bayaran yang kejam. Kalau menghabisi targetnya, dia tidak mau menghambur-hamburkan peluru di pistolnya, tetapi cukup menggorok leher saja dengan pisau cukurnya. 

Saat ia melancarkan aksinya dengan mendatangi target di kediamannya pada suatu petang, tak disangka-sangka muncullah istri si penguasaha Tionghoa, berteriak histeris sambil menggendong anaknya yang masih berusia dua tahun. 

Joni tergetar seketika. Pisau cukurnya yang berlumuran darah jatuh tatkala melihat istri si pengusaha itu juga sedang hamil tua. Ibu-anak ini meraung-raung memeluk jenazah orang terkasihnya yang lehernya menganga tersayat pisau cukur. 

Joni menyelinap ke luar. Berlari mendatangi orang yang membayarnya untuk membunuh. Bukan untuk melaporkan pekerjaan yang telah tuntas dan menagih bayaran atas pekerjaannya itu. Joni datang dengan pistol berperedam suara. 

Tanpa ba-bi-bu, ia menarik pelatuk pistol yang ujungnya mengarah ke kening si pengusaha yang menyuruhnya membunuh pesaingnya. Lima butir peluru yang menembus kepala menghabisi riwayat hidup si pengusaha seketika. 

Setelah peristiwa itu Joni menghilang bagai ditelan bumi, polisi tak berhasil melecak keberadaannya.....

Pada saat yang bersamaan di kompleks dimana jasad ustad Amien terbujur di perumahan mewahnya, terjadi pertikaian sengit antara empat istri dan lima perempuan yang mengaku-ngaku sebagai istri sahnya mengenai di mana seharusnya ustad itu dimakamkan. 

Alih-meliput kematian, wartawan televisi yang semula hendak mengambil gambar rumah duka ustad Amien, malah mendapat suguhan peristiwa yang bisa mereka tawarkan untuk acara gosip dan hiburan.

Semakin siang suasana semakin kacau dan memanas karena anak-anak ustad Amien sudah mulai berebut harta peninggalan belum lagi si mayat dimakamkan. 

Sengitnya pertikaian bisa dilihat dari sudah saling usirnya keluarga besar itu di tengah mayat ayah mereka yang terbujur merana. Beberapa anaknya malah ada yang memamerkan pistol mahal, menggertak saudara-saudaranya bahwa ia bisa melakukan apa saja demi harta benda peninggalan ayahnya. 

Melihat kehebohan ini, sejumlah warga yang semula ingin melayat, memandikan dan mengkafani ustad Amien, satu persatu mundur secara teratur. Rumah besar itu sepi tanpa pelayat, kecuali si mayat.

Sedang aku, kuurungkan niat memasuki rumah ustad Amien untuk melayat. Kubuka ponsel dan kupijit sebuah nomor. 

“Dengan Yayasan Sirnaraga? Mohon segera datang ke Jalan Cempaka 21 secepatnya, ada keluarga kami yang meninggal!”

Aku balik badan untuk segera pergi. 

Masih banyak urusan.

PEPIH NUGRAHA 

***

Disclaimer: cerita rekaan ini telah saya tayangkan di medsos sekitar 5 tahun silam, seseorang menghubungi, meminta saya memberi pelatihan menulis untuk sebuah buku kolaborasi hanya karena teringat cerita "Dua Ustad" yang pernah dibacanya. Sedemikian kuatnya sebuah narasi bahkan ketika saya sudah lupa pernah menuliskannya. Saya cari filenya, ketemu dan saya muat ulang di sini.

Sabtu, 05 September 2020

September Ceria

September Ceria

Senang rasanya melihat kawan kawan guru menulis dapat menerbitkan buku di penerbit andi Yogyakarta. Inilah September ceria bagi saya,  disela sela kesibukan menjemput anak di Bandung. 

Waktu itu Prof Eko Indrajit menelepon saya.  Beliau minta dukungan guru guru di PGRI untuk menulis buku bersama beliau. Materinya sudah ada di channel youtube ekoji. 

Tentu saja saya sangat gembira, sebab tema yang diusung beliau sangat bagus sekali. Pasti akan banyak pembaca yang membeli bukunya.

Akhirnya kita sepakat untuk memberikan kuliah online lewat wa group guru menulis. Dengan tema menulis buku dalam seminggu, didapatlah guru guru yang tahan banting dan lulus menerima tantangan Prof. Eko Indrajit.

Inilah nama nama guru guru yang telah berhasil menulis bersama Prof. Eko Indrajit. 

1. Belajar Semudah Klik: Membangun Ekosistem Ubiquitouse Learning dalam Konsep Merdeka Belajar (Theresia Sri Rahayu)

2. Design Thinking: Meningkatkan Keterampilan Abad ke-21 dalam Konsep Merdeka Belajar (Jamila Baderan)

3. Konsep dan Model Bimibingan Online dalam Konteks Perspektif Komunikasi Personal, Interpersonal, dan Impersonal (Mudafiatun Isriyah)

4. Serba Serbi Digital Mindset: Siap Menghadapi Era Disrupsi Teknologi (Noralia Purwa Yunita)

5. Digital Transformation: Berubah untuk Menguasai Dunia (Yulius Roma)

6. Kelas Maya: Membangun Ekosistem E-Learning di Rumab Belajar (Eva Hariyati Israel)

7. Digital Mindset dan Penerapannya salam Bidang Pendidikan (Mohamad Soni)

8. Menyongsong Era Baru Pendidikan: Saatnya Guru Sadar Kompetensi TIK Berdasarkan UNESCO ICT Competency Framework for Teachers (Ditta Widya Utami)

9. Literasi Digital ala Nusantara: Modal Meningkatkan Daya Saing para Generasi Penerus Bangsa (Musiin)

10. Pengantar Konsep Dasar Design Thinking (Agus Yuwono)

Mereka hari Sabtu 5 September 2020 bercerita lewat aplikasi zoom tentang proses pembuatan bukunya. Sungguh September ceria yang sangat berkesan.  

Siaran ulangnya dapat teman teman tonton di youtube https://youtu.be/YspVsvQWTSo

Jumat, 04 September 2020

menengok mak esih di bandung

Menengok Mak Esih di Bandung 

Alhamdulillah sudah berada di kota kembang Bandung.

Begitu sampai perut terasa lapar. Langsung saja pergi ke warung nasi goreng mang Komar. Saya pesan mie tektek yang lezat utk mengobati rasa lapar.

Waktu sudah hampir menunjukkan pukul 19.00 wib kala itu. Kelas menulis online akan segera dimulai. 

Untung bu Aam siap jadi moderatornya. Jadi omjay bisa santai melahap mie tektek buatan mang Komar yang lezat rasanya. 

Bu Jamila bagus sekali menuliskan kisahnya jadi penulis. Jadi semakin semangat dalam menulis buku. 

Usai melahap habis mie tektek Bandung saya langsung menemui mak Esih yang sudah ada di rumah kakak ipar saya. 

Alhamdulillah mak Esih sehat dan sudah mau makan. Mohon doanya mak Esih Mertua omjay selalu sehat dan kuat di usia senja. Sekarang usianya sudah mendekati 90 tahun. 

Pagi ini saya masih mengantuk. Saya ikuti dulu anjuran Mbah Surip. Bangun tidur, tidur lagi. 

Sampai nanti ya! 

Salam Blogger persahabatan 

Omjay 
Guru Blogger Indonesia 
Blog http://wijayalabs.com

Senin, 03 Oktober 2011

Dahsyatnya Kekuatan Media Sosial di Dunia Maya

13176896781484803409
Terima kasih Atas Dukungannya


Malam ini saya mendapatkan pesan dari pak Dahli Ahmad (Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bekasi) melalui facebook. Isinya menginformasikan kepada saya bahwa sudah banyak blogger yang menominasikan blog pribadi saya http://wijayalabs.com sebagai blog guru terbaik dalam ajang guraru blog award 2011. Sudah lebih dari 200 orang blogger mendukung, dan menominasikan blog saya itu untuk menjadi salah satu pemenangnya.

Bagi saya yang berprofesi sebagai seorang guru, ini merupakan sebuah keajaiban luar biasa. Betapa tidak, saya tak kenal secara dekat satu persatu mereka, tetapi mereka begitu percaya dengan saya sehingga merekomendasikan blog saya untuk terpilih menjadi salah satu blog guru terbaik di ajang kegiatan guraru blog award 2011.

Modalnya hanya sebuah kepercayaan atau "trust" yang membuat kita serasa dekat di hati. Bahkan saya mendapatkan message dari seorang kompasianer yang turut mendukung dan menominasikan blog saya dihttp://wijayalabs.com bersama keluarganya. Satu keluarga itu mendukung saya sebagai blog guru terbaik dalam lomba yang diselenggarakan Acer ini. Wow! Luar biasa!

Sebenarnya untuk ikutan ajang guraru award 2011, saya kurang begitu pede alis percaya diri. Sebab tahun lalu juga saya ikut mendaftarkan diri, tetapi tak masuk nominasi. Berkat SMS mas Syaifudin Sayuti, salah seorang kompasianer yang telah lebih dulu menominasikan blog saya, barulah saya percaya diri untuk meminta dukungan dari jejaring sosial yang saya miliki.

Pertama kali tentu saja blog keroyokan kompasiana. Saya mulai menuliskan permohonan dukungan untuk temen-teman kompasianer. Tak lama berselang, mas johan wahyudi sahabat saya dari sragen sudah membuat postinganmari kita membantu kompasianer ini. Lewat postingan mas Johan Wahyudi, banyak kompasianer yang langsung ke link registrasi guraru, dan merekapun dengan senang hati menominasikan blog pribadi saya di internet agar terpilih menjadi blog guru terbaik dalam guraru blog award 2011.



13176898481321814342
Terima kasih Atas Dukungannya


Dukungan pun terus berlanjut, dari teman-teman komunitas blogger bekasi, dan pemerintah kota bekasi. Mas amril yang merupakan salah seorang penasehat komunitas blogger bekasi (beblog) langsung memberikan dukungan. Melalui facebook dan twitternya, dukungan kepada saya pun terus mengalir. Tak terkecuali dari teman-teman Ikatan Guru Indonesia IGI) bekasi yang dipimpin oleh pak Dahli Ahmad terus berkicau di twitter dan mempublikasikan blog saya di berbagai media sosial lainnya. Salah seorang staf bagian telematika pemerintah kota Bekasi pun menelepon saya, dan langsung memposting tulisan untuk turut mendukung blog saya sebagai blog terbaik di http://bekasikota.go.id/read/5836/ketika-ide-bertemu-kesempatan.

Ditambah lagi, aktifnya saya dalam berbagai milis, membuat saya banyak mendapatkan dukungan dari para pembaca grup milis, dan satu demi satu blogger muncul memberikan dukungannya. Tak lupa peserta didik saya pun turut membantu memberikan dukungan agar gurunya menang dalam lomba guraru award 2011 tahun ini.

Terus terang saya terharu sekali ketika melihat, membaca, dan menyaksikan begitu banyak blogger yang berderet rapi menominasikan blog pribadi saya sebagai blog guru terbaik. Dukungan datang seperti air bah yang mengalir deras dari hulu hingga ke hilir. Saya hitung sudah lebih dari 200 orang blogger memberikan dukungannya, dan akan terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Saya yakin, akan ada lebih dai 500 orang blogger memberikan dukungan, karena saya terus mempublikasikannya dalam media sosial di ranah maya.

Dahsyatnya kekuatan media sosial di dunia maya memang luar biasa. Para netter bisa saling mendukung atau saling memberikan informasi dalam dunia maya yang tak pernah tidur. Jejaring sosial seperti facebook, twitter, google plus, dan blog menjadi trend tersendiri dalam pemanfaatannya. Masing-masing memiliki kekuatan tersendiri yang bila digabungkan menjadi kekuatan maha dahsyat yang luar biasa. Siapapun tak akan mengira kalau itu adalah hasil dari kolaborasi antar para pengguna internet yang merasa sehati dalam memberikan dukungan. Temasuk teman-teman dari komunitas blogger bekasi yang terus mendukung, dan memantau perkembangan yang terjadi dalam ajang guraru atau guru era baru tahun 2011. Kegiatan ini adalah kegiatan yang untuk kedua kalinya diselenggarakan oleh Acer.



http://guraru.onoffid.org/wp-content/uploads/2011/09/Guraru-Web-Poster-B-1024x767.jpg
http://guraru.onoffid.org/wp-content/uploads/2011/09/Guraru-Web-Poster-B-1024x767.jpg


Akhirnya, saya harus mengucapkan terima kasih kepada teman-teman blogger semua yang telah mendukung saya dalam ajang guraru award tahun ni. Semoga terpilih menjadi salah satu pemenangnya, dan menjadi duta acer untuk melakukan gerakan melek internet kepada teman-teman guru dari seluruh Indonesia. Dahsyatnya kekuatan media sosial di dunia maya membuat saya termenung sesaat. "Siapa saja orang yang ikhlas dalam berbagi, maka ketika dia membutuhkan dukungan akan banyak orang yang dengan sukarela memberikan dukungannya. Mereka akan dengan senang hati mengajukan diri agar sang idola menjadi the best of the best blogger".



Salam blogger persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Kamis, 22 September 2011

Cantiknya Gadis-gadis Pulau Dewata Bali

Cantiknya Gadis-gadis Pulau Dewata Bali

REP | 22 September 2011 | 22:40 88 14 2 dari 2 Kompasianer menilai menarik

1316705893183141887

Selama berada di Bali dalam rangka simposium hasil penelitian dan inovasi pendidikan dari tanggal 20-22 September 2011, saya menemukan cantiknya gadis-gadis Bali. Mulai dari petugas restoran hotel dimana saya menginap, sampai pedagang kaos, pedagang lukisan, dan oleh-oleh khas bali yang saya temui di pasar Sukawati.

13167060451493028339

Ketika menikmati makan pagi di hotel Aston Denpasar Bali, saya menyempatkan diri memfoto kecantikan mereka. Tentu dengan seizin mereka saya mengambil gaya narsis gadis bali yang menggoda hati. Sangat cantik, dan terlihat jelas kultur masyarakat bali ada di sana. Polos dan lugu. Tak salah bila pulau dewata dipenuhi oleh gadis-gadis bali yang cantik jelita. Banyak orang suka dengan gadis bali yang cantik. Terutama para wisatawan asing maca negara.

1316706400357426519

Sewaktu membeli salak Bali di Pasar Sukawati, saya mengambil gambar gadis bali yang cantik sekali. Kecantikannya alami, dan enak dipandang mata. Siapapun akan terkagum-kagum melihat kecantikan gadis bali yang ramah. Penuh senyuman manis dengan ketulusan hati. Melayani para tetamu dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwa. Saya merasakan betapa pelayanan mereka yang tulus selama saya berada di Bali, membuat saya ingin kembali ke pulau dewata ini.

13167065851299129536

Bali dengan keunikan dan kultur budaya yang memikat juga memiliki gadis-gadis bali yang cantik jelita. Sayapun iseng-iseng ngobrol dengan mereka. Sangat ramah dan apa adanya. Mereka menjawab semua pertanyaan saya dengan penuh senyuman. Melayani para pembeli dengan sangat ramah. Menawarkan salak bali yang manis. Semanis wajahmu yang ayu. Akh cantik sekali kamu!

13167068091790276767

13167069001713317652

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Sabtu, 06 Agustus 2011

Menulis Itu Bukan Hobi Biasa



1312454391429710447
Omjay dan teman-teman Guru di lingkungan kementrian Agama


Bagi saya menulis itu bukan hobi biasa. Sebab dibutuhkan tindakan nyata ketika kita selesai menuliskannya. Tuliskan apa yang kamu kerjakan, dan kerjakan apa yang kamu tuliskan. Tak salah bila saya mengatakan bahwa menulis bukan sekedar hobi biasa. Bagi saya menulis adalah sebuah kebutuhan sama halnya kita makan. Jadi bila saya tak menulis, itu artinya saya tak makan atau berpuasa.

Bagi saya menulis di bulan puasa jelas sungguh nikmat. Kita tak diganggu oleh pikiran untuk makan dan minum. Kita menjadi fokus dalam menulis, dan yang paling penting menulis serasa cair tanpa beban. Pikiranpun serasa tak terpenjara.

Bila menulis tanpa beban, maka akan serasa nyaman dalam menuangkan buah pemikiran kita di dunia maya. Itulah mengapa ribuan artikel tertulis dengan lancar begitu saja setiap harinya. Bila sedang tak ada pekerjaan utama, menulis menjadi hobi yang seringkali dilakukan. Alhasil, banyak manfaat yang saya rasakan. Selain bertambah teman, saya pun menjadi bertambah wawasan. Baik dari sisi pikiran maupun tindakan.

Menulis bagi saya bukan hobi biasa. Bukan pula bakat yang saya dapatkan dari lahir. Justru menulis menjadi hobi setelah saya aktif menulis di rumah sehat kompasiana ini. Meskipun jujur saya banyak menulis di berbagai blog dan milis yang berkaitan dalam dunia pendidikan. Itulah makanya saya sering disebut sebagai guru yang tidak biasa. Artinya saya mencoba mengatakan kepada dunia bahwa guru Indonesia bisa menulis, dan menelurkan buah pemikirannya melalui media yang bernama blog.

Bila anda ingin menjadikan menulis sebagai hobi, maka anda harus menyukai huruf, dan kata-kata beserta tanda bacanya yang mengandung makna. Dengan begitu akan ada makna yang terkuak, dan tersirat setelah anda menuliskannya. Terkadang kata demi kata itu mengalir begitu saja. Tanpa konsep dan pendapat para ahli.

Bagi saya, menulis adalah menyampaikan informasi kepada manusia lainnya. Jadi buat saja tulisan layaknya kita bicara. Hal itulah yang membuat saya betah berlama-lama di kompasiana. Selalu saja ada teman yang sehati dalam menulis. Bahkan saya banyak belajar bagaimana menulis fiksi yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Banyak orang baik yang mengajari saya menulis. Tak heran bila saya diam-diam selalu membaca tulisan teman-teman di rubrik fiksi. Hanya saja seringkali tanpa komentar. Mengapa? Dengan tanpa komentar saya merasakan kedamaian hati ketika membaca tulisan teman-teman. Hal itu lebih baik daripada saya menulis komentar tetapi sesungguhnya saya tak membacanya dengan hati.

Menulis itu bukan hobi biasa. Bila anda ingin membiasakannya, bergabunglah di kompasiana. Anda bisa menulis setiap hari di sini. Tak peduli dibaca atau tidak oleh orang lain, tapi yang terpenting niatkan menulis untuk berbagi. Bukan untuk dipuji atau mendapatkan popularitas semu.

Ketika menjadi salah satu kompasianer teraktif, saya justru mendapat sebuah beban dari dalam diri. Sebab pada akhirnya saya menulis tidak lagi untuk berbagi, tetapi hanya mengharapkan pujian menjadi teraktif. Itulah makanya saya mengusulkan kepada admin kompasiana pada saat itu agar kolom kompasianer teraktif sebaiknya dihapuskan saja. Jadilah kompasiana sekarang seperti sekarang ini. Ada kolom terekomendasi.

Bagi saya menulis adalah panggilan jiwa. Ketika ada ide untuk menulis, ya menulis saja. Komitmen yang tinggi, dan menjaga konsistensi membuat saya percaya diri untuk menulis. Sayapun percaya kalau kompasiana tak akan pernah sepi dari pengunjung. Kompasiana akan menjadi media sosial yang tetap dinanti bagi mereka yang sudah terbiasa mengeluarkan isi hati.

Akhirnya, saya harus menutup tulisan ini dengan sebuah motivasi. Ayo menulis terus setiap hari! Dengan begitu ada kisah-kisah yang bisa dituliskan oleh jurnalis warga, dan semoga memberikan pencerahan kepada sesama. Menulis itu bukan hobi biasa. Menulis itu adalah hobi yang sangat luar biasa, dan membuat si penulisnya akan terkenal dan dikenal khalayak ramai. Jangan heran, bila akan banyak orang yang mengenal anda ketika kopi darat seperti apa yang saya alami. "Ini Omjay ya? Kok sama sih dengan yang sering menulis di kompasiana?"


Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Jumat, 08 Juli 2011

Ikutilah Amprokan Blogger 2011 di Bekasi sabtu-minggu, 17-18 September 2011

13101088041086438596

Buat teman-teman blogger di seluruh tanah air. Juga buat teman-teman blogger yang sedang berada di luar negeri. Senang rasanya hati ini karena sebentar lagi komunitas blogger bekasi (be-blog) akan mengadakan kembali amprokan (pertemuan) blogger yang kedua di Islamic Center Bekasi. Rencananya amprokan blogger (AB2011) akan dilaksanakan setelah lebaran Idul Fitri atau bertepatan dengan hari Sabtu-Minggu, tanggal 17-18 September 2011.


13101086761604418044

Sehubungan dengan itu, kami mengundang anda para blogger untuk hadir dan berbondong-bondong mendaftarkan diri mewakili komunitas bloggernya atau secara mandiri mendaftarkan diri di website amprokan blogger 2011. Rencananya, kami akan mengundang semua komunitas blogger di seluruh tanah air. Kami perkirakan akan lebih dari 50 komunitas blogger berkumpul di acara ini. Rame khan? Apalagi sambil menikmati toge goreng dan sayur gabus pucung, makanan khas orang Bekasi.

1310109022575197540
Teman-teman Panitia Amprokan Blogger 2010

Tahun 2010 yang lalu, acara berjalan sukses selama 2 hari (6-7 Maret 2010), dan tahun ini kita akan mengadakan acara AB2011 juga selama 2 hari, yaitu tanggal 17 dan 18 September 2011. Untuk itu, kami dari panitia AB2011 telah menyiapkan penginapan di Islamic Center untuk teman-teman blogger yang hadir dari luar Jakarta. Kitapun akan melayani dengan sepenuh hati teman-teman yang hadir dari luar daerah Bekasi.

13101090872091686529
Teman-teman Panitia Amprokan blogger 2010

Rencananya, Acara Amprokan Blogger (AB2011) tahun ini akan mengundang para aktivis lingkungan memberikan pencerahannya di hari pertama. Lalu di hari kedua, peserta akan kami bagi dua rombongan. Rombongan pertama akan kami ajak untuk mengikuti wisata mangrove ke muara gembong, Bekasi Utara. Di sana kita akan melihat hutan mangrove yang gundul dengan naik perahu. Wah bakal seru tuh! Kemudian rombongan kedua akan kami ajak melihat kawasan wisata jababeka Cikarang dan melihat kembali pohon-pohon yang tahun lalu kita tanami ramai-ramai. Pokoknya gak kalah seru dengan rombongan perahu Wisata Mangrove.

13101094682146561273
Omjay dan Rombongan dalam Perahu

Blogger Membudayakan Kecerdasan Ekologis. Itulah yang akan menjadi tema besar kegiatan amprokan blogger tahun 2011. Hal ini berangkat dari keprihatinan kita tentang banyaknya pohon yang telah ditebangi, dan kurangya penghijauan di kota besar, dan kawasan pantai, sehingga menimbulkan abrasi. Ada kampung yang hilang tenggelam akibat abrasi itu di Bekasi. Oleh karena itu, kami mengajak teman-teman blogger semua untuk turut melestarikan lingkungan dan membuat sebuah komitmen bersama untuk menjaga hutan dan lingkungan kita dari tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab.

1310109622503536916
Menanam Pohon di kawasan Wisata jababeka. http://sosbud.kompasiana.com/2010/03/14/amprokan-blogger-2010-4-pesona-memikat-kota-jababeka/

Kami mengajak teman-teman blogger baik secara pribadi atau organisasi untuk mewujudkan Peran Blogger dalam Revitalisasi Hutan Mangrove dan pelestarian lingkungan bersama Sinergi Konstruktif dengan Masyarakat, industri dan pemerintah Bekasi. Itulah yang menjadi visi utama kami di dalam amprokan blogger kali ini.

Tahun 2010 lalu, banyak sponsor yang ikut terlibat di acara amprokan blogger. Di antaranya telkom, XL, Kompas.com, kompasiana.com, dagdigdug.com, komunitas TDA, dan masih banyak lagi yang lainnya. Untuk itu kami membuka peluang bisnis kepada para sponsor untuk bekerjasama saling menguntungkan dalam kegiatan ini. Sebab selain acara seminar nasional tentang lingkungan, dan wisata, kami juga akan mengadakan acara sarasehan dengan sesama teman-teman komunitas blogger di malam harinya tanggal 17 September 2011. Juga akan kami adakan berbagai lomba blog, ngetwit, dan SEO dalam rangka hari ulang tahun komunitas blogger bekasi (be-blog) yang kedua tanggal 17 Agustus 2011.

13101100852058011244
Rapat Panitia Persiapan Acara Amprokan Blogger 2011

Berbagai persiapan penting sudah kami lakukan, dan rapat rutin panitia kami adakan setiap hari Rabu malam pukul 19.00 WIB di Bekasi Cyber Park (BCP). Wah selalu ramai dihadiri oleh panitia amprokan blogger. Kami bertekad acara ini akan jauh lebih sukses dari acara amprokan blogger yang pertama.

1310110310396117398
Piagam Penghargaan sebagai Komunitas Blogger Terbaik tahun 2010

Sebagai komunitas berbasis wilayah terbaik di Indonesia dalam pesta blogger 2010, kami dengan bangga mengundang anda para blogger Indonesia untuk hadir di acara amprokan blogger (AB2011) pada 17-18 September 2011. di kota Bekasi. Segala fasilitas untuk perwakilan komunitas dari daerah akan kami berikan Free, dan mohon dukungan untuk menyebarluaskan kegiatan ini ke seantero negeri melalui blog pribadi atau komunitas masing-masing.

13101105201677389244
Mas Aris Heru Utomo, Ketua Komunitas Blogger Bekasi

Demikianlah undangan amprokan blogger ini kami sampaikan, dan mohon kehadiran teman-teman blogger dengan mendaftarkan diri secara online diwebsite kami http://temublogger.com/, atau berkirim email ke wijayalabs@gmail.com.

Salam Blogger persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Sabtu, 18 Juni 2011

Ketika Buku PTK Menjadi Buku Best Seller



1308162328677241380
Geliat Peluang Bisnis di Toko Buku Gramedia Matraman



Semoga di saat-saat anda membaca kelanjutan postingan saya ini, anda dalam kondisi yang sangat prima. Semoga pula rezeki melimpah menghampiri hidup anda hari ini karena anda mau berbagi. Berbagi pengalaman, dan pengetahuan. Dengan begitu, segudang pahala anda dapatkan dari sebuah kebaikan yang anda tanamkan.


Teman-teman kompasianers yang omjay cintai dan banggakan. Setelah menuliskan 2 postingan saya terdahulu, disini dan di sana, anda akan mendapatkan seputar informasi tentang buku-buku yang menjadi best seller di toko buku Gramedia Matraman Jakarta Timur. Beberapa buku yang begitu menggoda anda untuk segera membacanya.



13081599181000564408
Buku Best Seller di Toko Buku Gramedia Matraman Jakarta


Setelah buku ranah 3 Warna dan 5 menara karya A. fuadi yang mempesona diurutan keempat dan kelima dalam urutan 10 top ten books di toko buku gramedia matraman jakarta, saya memfoto buku the journeys , kisah perjalanan para pencerita. Lalu disusul dengan buku setiap orang Sales harus punya sales script ini! Kemudian di bagian bawahnya menyusul buku BEPB20 sebuah buku yang unik dan membuat saya tertarik untuk membacanya. Namun sayang semua buku itu masih terbungkus rapi, dan saya belum sempat membacanya. Sayapun terlupa memfoto buku di urutan berikutnya, karena ada sebuah buku yang lebih menarik perhatian saya. Sebuah buku yang pernah saya tuliskan bersama pak Dedi Dwitagama.



13081604801280617837
Buku Best Seller PTK karya Wijaya Kusumah, dan dedi Dwitagama



Saya berdecak kagum, karena buku Mengenal PTK yang saya susun bersama pak Dedi berada dalam rak buku bagian pendidikan dan pengajaran. Bagi saya ini sebuah prestasi dimana buku yang kami susun akhirnya dapat "mejeng" di toko buku terbesar di Asia. Sebuah buku yang amat dicari para guru yang senang meneliti.


Menurut manajer sales penjualan penerbit indeks, buku Mengenal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang kami susun sangat diminati oleh pembaca, dan karena buku itulah saya dan pak Dedi bisa terbang ke berbagai daerah di nusantara. Semoga saya tak bermimpi, buku yang kami susun akan masuk ke dalam rak 10 top ten books di toko buku termegah ini.




1308160920583974673
Buku Bagus harga Hemat cuma Rp. 5000,-


Setelah cukup lama memperhatikan geliat peluang bisnis di toko buku Gramedia matraman ini, saya pun jatuh hati pada 2 buah buku hemat yang dijual di toko buku ini. Buku Sabda Cinta Nabi, dan Buku Rahasia Menikmati Hidup melalui kata-kata yang kita ucapkan membuat saya membeli buku Bagus itu dengan harga masing-masing cuma Rp. 5000,-. Saya pun hanya keluar uang Rp. 10.000 untuk membeli kedua buku hemat ini. Anda pasti akan berdecak kagum, bila anda tahu isi kedua buku ini. Sebab isinya sangat mahal daripada harga bukunya yang cuma Rp. 10.000,-. Sebuah harga dua mangkuk bakso di kantin sekolah Labschool. Suatu saat saya akan meresensi kedua buku ini, dan akan saya bagikan kepada anda para pembaca tercinta.


Geliat Peluang Bisnis di Toko Buku Gramedia Matraman bukan hanya menginspirasi saya untuk membuat bukubest seller, tetapi juga menghantarkan saya untuk menjadi penulis profesional yang bukunya dinantikan para pembaca setianya. Semoga ini bukan cuma mimpi.


Ada kabar baik yang hendak saya bagikan kepada anda para pembaca. Sebuah email dari penerbit yang membuat saya semakin semangat untuk menulis di kompasiana. Isinya sebagai berikut:

Selamat siang Pak Wijaya,

Apa kabar? Kiranya Bapak sehat dan semangat selalu.


Saya baru baca naskah Bapak "Menulislah Setiap Hari", isinya bagus dan membuat saya yang baca jadi ikut termotivasi.




Untuk itu, kami akan terbitkan dengan judul yang telah diberikan oleh editor kami, menjadi"MOTIVASI & KIAT MENULIS SETIAP HARI : Vitamin untuk Penulis, Guru, Mahasiswa dan Siswa"


Kami akan terbitkan naskah Bapak ini dengan bendera penerbit PT. Akademia Permata, jika Bapak tidak keberatan.

Untuk itu terlampir saya kirimkan draft penerbitannya. Mohon dipelajari lebih dahulu, dan perjanjian asli akan saya kirimkan ke Bapak.




Salam,

Novi

Saya bersyukur kepada Allah, bahwa menulis setiap hari di blog kompasiana bukanlah pekerjaan yang sia-sia. Setidaknya saya telah merajutnya menjadi sebuah buku motivasi yang semoga menjadi sebuah buku best seller.Mohon doa dari pembaca.

1308162142870375686
Buku Mega Best Seller yang wajib Anda beli dan Miliki


Akhirnya, geliat peluang bisnis di toko buku Gramedia Matraman menghantarkan saya untuk menangkap peluang bisnis dengan menulis. Dengan menulis ada pesan yang kita sampaikan, dan dengan menulis itu pula kita telah mencerahkan orang banyak dari tulisan-tulisan kita yang memotivasi. Sayapun bersyukur telah membeli buku 7 Keajaiban Rezeki. sebuah buku mega best seller yang membuat saya lebih mengaktifkan otak kanan saya. Semoga saya segera membuat resensinya untuk anda. (Tamat)


Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


Apakah anda sudah Mengajar dengan Hati?

Mengajar Dengan Hati Nurani

Selamat datang di blog Guru yang Mengajar dengan Hatinya. Saran dan komentar sangat kami harapkan demi perbaikan blog ini menjadi lebih baik lagi