Kamis, 15 Januari 2009

TugasTIK Kelas 9 dan Aksel-2


  1. MENCARI TUTORIAL COREL DRAW
  2. MEMASUKKAN TUTORIAL COREL DRAW KE DALAM BLOG
  3. MENGIRIMKAN file: TUTORIAL COREL DRAW Ke alamat : smplabschool@yahoo.com dan smplabschool@gmail.com
  4. Jangan lupa membawa buku corel draw 12, bagi yg tidak bawa tdk boleh masuk ruangan
  5. Memiliki flash-diskh sendiri
  6. Apabila kamu tdk meng-update blog, maka tdk diperbolehkan mengikuti pelajaran TIK Minggu depan
  7. Minimal jumlah tulisan 12 buah
  8. Ada rangkuman internet dari buku internet bab1 s.d. 8
  9. Tulisan tentang Belajar Corel Draw Lewat Internet sdh ada dalam blog
  10. Membuat Cover Tutorial Corel Draw menggunakan Corel Draw 12 dan dicetak dgn tutorialnya lalu dijilid yang rapih.

Senin, 12 Januari 2009

Seni Menghidupkan Hati

SENI MENGHIDUPKAN HATI

(Tips Merawat hati agar Tidak Gersang dan Mudah Mati)

Maka mereka tidak memperhatikan Al-Qur’an ataukah hati mereka terkunci? (QS.Muhammad ayat 24)

Berbuat dosa namun terasa biasa, bermaksiat namun malah terasa nikmat, atau diseru dalam kebaikan namun tak sedikitpun tergerak. Anda mengalaminya? Bisa jadi hati anda telah mati. Saat hati telah mati, maka seberapapun usaha kita untuk melongok, melihat kedalamnya- ia tak berisi. Untuk setiap kesalahan kecil yang kita perbuat, untuk setiap titik kemaksiatan yang dilakukan – baik sadar maupun tidak, dan untuk dosa besar sekalipun, maka ia tak lagi bisa memberontak, bahkan untuk sedikit saja tergerak. Astaghfirullah!

Bagi seorang muslim matinya hati adalah petaka. Ia tak peduli dengan keridhoan atau kemurkaan Allah. Baginya, yang penting adalah memenuhi keinginan hawa nafsunya saja. Buku karangan Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At-Tuwaijiri Hafizhahullah ini menjelaskan berbagai sebab tanda hati yang mati serta bagaimana setan ‘membunuh’ hati manusia. Kenali hati anda dan temukan solusinya!

Ada Bagian-bagian penting dari isi buku ini yang perlu anda ketahui :

  • Bagian pertama membahas tentang penciptaan hati
  • Bagian kedua membahas tentang kedudukan hati
  • Bagian ketiga membahas tentang kebaikan hati
  • Bgaian keempat membahas tentang Hidupnya hati
  • Bagian Kelima membahas tentang Pintu-pintu hati
  • Bagian keenam membahas tentang macam-macam hati
  • Bagian Ketujuh membahas tentang Makanan Hati
  • Bagian Kedelapan membahas tentang Amalan-amalan hati
  • Bagian Kesembilan membahas tentang hati yang selamat
  • Bagian kesepuluh membahas tentang Ketenagan hati
  • Bagian kesebelas membahas tentang ketentraman hati
  • Bagian keduabelas membahas tentang Senangnya Hati
  • Bagian ketigabelas membahas tentang Kekhusyukan hati
  • Bagian keempatbelas membahas tentang rasa malu hati, yang terdiri dari:
    1. Rasa malu berbuat zhalim
    2. Rasa malu berbuat lalai
    3. Rasa malu pengagungan terhadap Tuhannya
    4. Rasa malu kedermaan
    5. Rasa malu kesopanan
    6. Rasa malu karena kehinaan dan kerendahan diri
    7. Rasa malu cinta, yaitu rasa malu orang yang mencintai terhadap orang yang dicintainya
    8. Rasa malu penghambaan terhadap Tuhan
    9. Rasa malu kemuliaan dan keagungan, yatu rasa malu jiwa yang besar
    10. Rasa malu seseorang terhadap dirinya sendiri, yaitu rasa malu karena kekurangan dan aib dirinya.

Kalau anda belum membaca buku ini, maka BACALAH!. Barangkali hati anda saat ini perlu dihidupkan kembali. Wallahu alam bishawab.

Enaknya Muncul di Televisi

Hari minggu siang kemarin telepon seluler saya banyak berdering. Ada yang mengirimkan SMS dan ada juga yang berbicara langsung pada saya mengucapkan selamat karena saya ada di televisi. Rasanya seperti artis saja, jadi punya banyak penggemar. Padahal saya masuk televisi bukan karena jadi artis atau public figure, tetapi secara kebetulan pas dalam hari dan tanggal yang sama saya ada di dua stasiun televisi yang berbeda.


Saya sendiri sudah lupa, karena waktu itu diminta tanggapannya tentang dimajukannya jam sekolah menjadi 6.30 pagi. Kebijakan ini menuai pro dan kontra. Sebagai pendidik saya menanggapinya secara positif dan melihat kalau anak didik saya enjoy saja waktu belajar. Tetapi ketika diwawancarai, siswa-siswi saya itu mengatakan kalau macetnya Jakarta sama saja, bahkan macetnya jadi lebih pagi lagi. Alias cuma pindah waktu.

Untuk menyikapi hal itu saya diminta pendapatnya oleh salah satu stasiun televisi, dan saya sungguh tidak mengira kalau pendapat saya itu justru diambil oleh wartawan ANTV daripada pendapat teman-teman guru lainnya.

Malam harinya ketika saya sedang sibuk merapihkan rak buku, telepon seluler saya berdering cukup padat. Bahkan ada salah satu teman yang menelepon dan meminta saya untuk segera menonton televisi di MetroTV. Lagi-lagi saya tersenyum, ternyata saya ada di televisi sedang bertanya kepada Bapak Mario Teguh dalam acara Mario Teguh Golden Ways dengan tema Tombo Ati. Acara itu sungguh bagus sekali dalam mengajarkan kebaikan kepada sesama.

Enak juga ya bisa muncul di televisi, padahal kita bukan sebagai pembicara utamanya atau kita cuma sekedar di wawancarai. Rasanya ada kebanggaan tersendiri bisa muncul di televisi. Selain bisa menyaksikan langsung disorot kamera, saya pun termotivasi untuk menjadi pembicara publik seperti motivator bapak Mario Teguh.

Dengan waktu yang hanya sebentar tayang di televisi sudah demikian hebohnya orang menelepon saya, apalagi kalau saya yang jadi peran utamanya. Mungkin bisa lebih banyak lagi orang yang akan menghubungi saya. (Cie ile GR banget kamu!)

Walaupun badan saya gemuk dan perut saya gendut, ternyata masuk televisi, enak juga Yach!. Murid-murid saya bilang keesokan harinya, ”Kok bapak masuk televisi nggak bilang-bilang sich?”.

Wijaya Kusumah

Guru SMP Labschool Jakarta

Minggu, 11 Januari 2009

BELAJAR INTERNET DARI INTERNET

Ketika saya baru mengenal internet, saya bingung apa yang harus saya lakukan. Maklumlah, saya termasuk anggota PDI (Penurunan Daya Ingat). Jadi apa yang sudah diajarkan oleh instruktur komputer itu cepat sekali lupanya. Saya masih ingat, betapa sulitnya saya membuat email, begitu pun ketika pertama kali saya membuat blog. Rasanya susah dan malas sekali mempraktikkannya.

Untunglah dengan semangat baja, saya berhasil mengatasi kemalasan saya itu. Saya berusaha sendiri bagaimana membuat email. Saya mencoba mencari sendiri informasinya di internet bagaimana cara membuat email. Ternyata banyak sekali orang baik di internet. Mereka dengan senang hati berbagi ilmunya tanpa menerima bayaran sedikitpun. Bagi mereka sudah dapat berbagi ilmu merupakan satu kepuasan tersendiri.

Dari tulisan orang-orang baik itulah saya bisa membuat email, dan memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. Saya dapat mengirimkan file saya ke teman-teman di seluruh Indonesia, dan bergabung dalam milis orang-orang hebat. Dari punya email inilah saya sudah tak capai lagi pulang pergi ke kantor pos. Karena dengan adanya email saya cukup mengirimkan surat saya atau tulisan saya kepada orang yang saya kehendaki asalkan mereka juga memiliki email. Tapi, yang paling penting dari semua itu adalah adanya email di internet membuat saya mendapatkan penghasilan tambahan dari tulisan-tulisan yang saya kirimkan ke berbagai media cetak maupun elektronik.

Internet memang media yang paling hebat untuk saat ini. Semua orang melalui komputernya yang berjaringan saling terhubung dan berbagi informasi. Apalagi dengan adanya blog. Semua orang dapat mempromosikan diri dan berbagi. Bahkan adanya blog di internet, membuat mereka menjadi produsen pengetahuan dengan selalu menciptakan informasi di dalam blog yang mereka kelola sendiri. Sudah terbukti, banyak orang yang memiliki blog dan komitmen untuk menulis menemukan keajaibannya.

Saya belajar internet dari internet itu sendiri. Internet adalah guru yang tak pernah marah. Internet adalah teman yang selalu membantu saya mencari informasi yang saya perlukan. Cukup menekan kata kunci dari informasi yang saya perlukan, maka sebentar kemudian internet telah menyajikannya melalui mesin pencari. Internet benar-benar menemani saya dalam belajar. Mendampingi saya dalam mencari informasi yang saya butuhkan.

Saya benar-benar belajar dari internet. Internet bagi saya adalah surganya orang belajar. Apa pun yang saya perlukan ada. Asalkan kita sabar dan mau berlama-lama untuk browsing di internet. Internet telah menjadi pusat sumber belajar bagi diri saya. Saya tak lagi bergantung pada guru, bagi saya guru adalah salah satu sumber belajar. Sedangkan sumber belajar utama saya adalah internet.

Terlepas dari dampak negatif dan positifnya, internet telah mengantarkan saya bagaimana berkomunikasi dan berbagi informasi dengan orang lain. Internet telah membawa saya ke dunia baru di abad ke-21 dimana setiap orang di seluruh dunia akan saling terhubung. Luasnya lautan dan jauhnya jarak dari tempat kita berada sudah tidak menjadi kendala. Internet sekarang ini sudah bisa diaktifkan di mana-mana. Apalagi dengan teknologi 3G, bagi kita yang terbiasa mobile akan dengan mudah mengakses internet dimana saja dan kapan saja. Pokoknya internet sekarang ini dapat dengan mudah kita temui. Asalkan ada jaringan telepon atau tertangkapnya sinyal handphone.

Bahkan sudah banyak perusahaan, baik negeri maupun swasta yang mengusahakan agar setiap daerah memiliki akses internet. Bagi saya internet telah mengajarkan saya banyak hal. Hal-hal yang terkadang tidak saya dapatkan dalam dunia nyata. Dalam dunia maya saya bisa berbagi dan saling berkomunikasi dengan orang lain tanpa harus mengenal lebih dulu orang itu. Bagi saya, dengan kita berbagi pengetahuan kepada sesama maka kita pun akan mendapatkan kebaikan. ”Kebaikan pertama yang kita dapatkan dari berbuat kebaikan adalah kebaikan”.(Tombo Ati: Mario Teguh Golden Ways di Metrotv)

Semoga kita dapat terus belajar dari internet, dan berupaya membagikan informasi agar apa yang kita lakukan bermanfaat untuk orang lain. Karena itu, belajarlah internet dari sekarang, dan lihatlah apa yang terjadi. Pasti anda akan mendapatkan segudang informasi yang perlu filterisasi dari diri anda sendiri. Sudah saatnya anda belajar mandiri dan tidak tergantung pada guru lagi. Internet adalah guru yang paling baik sedunia.

Kamis, 08 Januari 2009

Menulislah Setiap hari

Semenjak saya memiliki blog pribadi di internet, saya berusaha kuat setiap harinya untuk menulis di blog. Adanya media blog membuat saya memiliki komitmen untuk menulis setiap harinya. Rasanya kalau tidak menulis sehari ini seperti ada yang kurang atau hilang dalam diri saya. Seperti anak kecil yang kehilangan buku tulis.

Entahlah, saya merasakan ada kenikmatan tersendiri ketika saya menuliskan kalimat demi kalimat dalam blog saya ini. Saya merasa harus menjadi produsen pengetahuan dan berbagi informasi melalui tulisan yang saya buat. Saya merasa apa yang saya ketahui harus juga diketahui oleh orang lain dengan berbagi (sharing) di dalam blog.

Oleh karena itu, biasanya saya membaca buku dulu sebanyak-banyaknya baru kemudian saya menuliskannya. Atau terkadang saya sengaja langsung menulis sambil menunggu waktu sholat atau waktu senggang lainnya. Kebiasaan itu tak terasa sudah menyatu dalam diri saya semenjak setahun saya memiliki blog.

Menulis dan membaca adalah dua kegiatan yang tidak dapat dipisahkan. Tak ada penulis yang tidak rajin membaca. Semua itu berproses yang dimulai dari adanya ide lalu mulailah menulis tanpa mengedit terlebih dahulu. Editlah tulisan setelah ide yang ada dalam otak anda sudah tersalurkan dengan baik melalui menulis. Jangan ragu dan takut salah. Teruslah menulis, karena dengan menulis anda akan melatih otak, mata, dan bibir anda agar bersinergi dengan kedua tangan anda. Bila Otak, mata, bibir, dan tangan sudah menyatu, maka akan terlahirlah tulisan yang bermutu.

Tiada hari tanpa menulis sudah harus menjadi motto hidup kita. Coba anda bayangkan bila anda rutin menulis setiap hari 1 lembar atau halaman, maka dalam sebulan anda sudah memiliki 30 buah tulisan. Apalagi bila anda rutin setiap hari dalam setahun, maka tulisan anda akan dapat menjadi sebuah buku asalkan anda fokus dan komitmen dengan materi yang anda tuliskan. Bukankah ini keajaban dari menulis setiap hari?

Oleh karena itu, marilah kita budayakan kebiasaan menulis setiap hari dalam blog kita. Jangan biarkan blog anda sepi dari tulisan kreatif anda. Saya yakin Anda pasti bisa melakukannya kalau anda punya komitmen dan minat yang tinggi dalam menulis. Bila minat sudah terlihat, maka kreativitas akan muncul. Bila kreativitas muncul, maka anda akan mendapatkan penghasilan tambahan dari menulis itu. Nggak percaya? Coba aja, sendiri dan lihatlah apa yang terjadi.

Jadilah penulis terkenal dengan membiasakan diri menulis setiap hari. Tak ada penulis terkenal yang langsung dikenal hanya satu atau dua kali menulis. Mereka semua mengalami apa yang disebut proses menulis. Menulis apa saja yang ada dalam alam pikirannya saat itu dan membuat tulisannya agar enak dibaca.

Tulisan yang baik tidak langsung sekali jadi, karena itu proses editing harus juga dikuasai oleh penulis yang baik bila tulisannya mau dibaca oleh orang lain. Kegiatan pokoknya menulis lalu mengedit sudah harus dibiasakan dari sekarang.Tulislah apa saja yang menarik hatimu dan tulislah apa saja yang kamu kuasai. Jangan menuliskan apa yang tidak kamu kuasai, karena tulisanmu akan terasa hambar. Seperti sayur tanpa garam.

Namun dari semua hal di atas, anda harus dapat menghilangkan rasa malas menulis dan membaca dalam diri anda bila anda ingin menjadi penulis terkenal. Tak ada satupun penulis terkenal yang tak rajin membaca dan menulis serta memiliki jam terbang yang tinggi dalam menulis. Semoga anda semua dapat melakukan kegiatan menulis setiap hari.

Rabu, 07 Januari 2009

Kematian

Malam ini saya melakukan ta'jiah ke tetangga saya di Komplek AL Jatibening Indah Bekasi.

Ada 2 orang warga kami yang meninggal di jam yang tidak jauh berbeda. Usianya ada yang sudah tua sekitar 70 tahun dan ada yang baru berusia balita 3 tahun. Semuanya meninggal karena sakit. Yang satu sakit karena sudah menua, dan yang satunya lagi meninggal karena diserang lebah hutan yang sangat ganas.

Itulah kematian. Dia datang tak mengenal tua dan muda. Kalau memang sudah waktunya maut menjemput maka tidak bisa ditawar-tawar lagi. mau tua kek atau yang muda kek kalau sudah tiba takdirnya, maka kita tak dapat sanggup menolaknya.

Saya mengambil hikmah dari kedua peristiwa ini. Hikmah itu adalah sebagai orang yang beriman dan percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa, maka kita sudah harus mempersiapkan diri untuk menghadapi mati. Mati adalah awal dari kehidupan yang sebenarnya.

Selasa, 06 Januari 2009

TOMBO ATI (Obat Hati)

Sungguh sebuah syair yang cukup menarik untuk "tombo ati". Syair yang bisa menggetarkan jiwa dan merubah arah sebuah perjalanan hidup.. Membaca syair tersebut, saya teringat akan syair para ulama tempo dulu di sebuah surau pedesaan. Semoga ini bisa jadi renungan bersama dan mohon maaf bila kurang berkenan.

Tombo ati iku imo sawernane (Obat hati itu ada lima perkara)

moco qur'an iling iling sakmaknane (membacalah qur'an ataupun kitab suci lengkap dengan makna yang tersurat dan tersirat, maka kita akan tahu bahwa Tuhan menciptakan kita adalah dengan sebaik baik penciptaan. Kita diciptakan untuk berjuang dan menang, tanpa sedikitpun maksud ke sia-saian)


kaping pindo sholat wengi lakonono
(keduanya lakukanlah sholat malam atau berdoa pada Tuhan ketika tiba di penghujung malam, niscaya kita mendapatkan pencerahan batin)


kaping telu dzikir wengi ingkang suwe
(ketiganya berzikir atau berinteraksilah dengan Tuhan selama mungkin diwaktu malam)

kaping papat weteng iro ingkang luwe (keempat adalah berpuasalah, baik berpuasa lahiriah maupun batiniyah. Dengan berpuasa, kita bisa menyelami penderitaan saudara kita dan diharapkan timbul kearaifan dalam diri)


kaping limo wong kang sholeh kumpulono
(kelima adalah berkumpullah dengan orang orang baik, dengan orang orang sholeh, dengan orang orang positif dan masuk dalam komunitas yang membangun. Sebagai contoh adalah komunitas MTSC, dll)

Salah sawijine sopo biso anglakoni (salah satu dari orang yang bisa menjalankan lima perkara di atas,....... ........)

InsyaAllah huta'ala nyembadani (Insya ALlah Tuhan akan memberkati kita, keluarga kita dan masyarakat secara umum)

Semoga bermanfaat, dan mohon maaf apabila kurang berkenan.

Wassalam, Salam Super

Lambang Saribuan
Super Member | MTSuperClub

Apakah anda sudah Mengajar dengan Hati?

Mengajar Dengan Hati Nurani

Selamat datang di blog Guru yang Mengajar dengan Hatinya. Saran dan komentar sangat kami harapkan demi perbaikan blog ini menjadi lebih baik lagi