- Manfaat Buah Segar!
- Oleh soniawibisono - 31 Januari 2009
-
SETIAP buah memiliki kandungan gizi yang berbeda, jangankan antar jenis dalam satu jenis pun terjadi keragaman kandungan zat gizi. Tetapi pada prinsipnya semakin beragam buah yang kita konsumsi akan semakin baik, sebab semakin lengkap zat gizi dan manfaat yang dapat diperoleh bagi tubuh. Jika menginginkan manfaat tertentu dari buah, utamakan pilihan jatuh pada buah yang sesuai dengan manfaat yang diinginkan. Berikut manfaat khusus dari beberapa buah pilihan :
Anggur : Terutama yang berwarna merah dan cokelat kehitaman mengandung ratusan senyawa flavonoid yang berguna sebagai anti oksidan atau peggempur radikal bebas. Jus anggur dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dari dalam tubuh, selain itu kandungan mineral boron-nya dapat mempertahankan kadar kenormalan estrogen dalam darah wanita yang mengalami menoupose, sehingga dapat memperlambat terjadinya keropos tulang (osteoporosis). Kadar gula yang tinggi pada anggur dapat menghasilkan energi dengan cepat sehingga anggur dianjurkan bagi yang ingin memulihkan energi tubuh dengan segera, tapi tidak dianjurkan bagi penderita diabetes.Apel : Kulit apel banyak mengandung pektin (sejenis serat makanan yang mudah larut) yang bila dimakan atau dijus dengan dagingnya akan bermanfaat sebagai pembersih racun dari dalam tubuh. Kandungan vitamin C dan kalium pada apel tinggi tetapi kadar gula buahnya rendah, sehinga cocok bagi yang sedang berdiet, diabetes dan penderita gejala darah tinggi. Khasiat apel lainnya adalah dapat meminimalkan gangguan pencernaan dan mual pada saat hamil.
Mangga : Kaya akan kandungan seratnya, vitamin A dan C serta aneka flavonoid. Karena zat-zat inilah mangga memiliki manfaat sebagai anti sembelit, membersihkan sistem sirkulasi darah dan dalam jangka panjang dapat mencegah aneka kanker dan gangguan pembuluh darah.
Melon : Kaya akan kandungan vitamin A, B kompleks dan C serta mineral kalium dan magnesium. Melon juga dapat membersihkan sistem sirkulasi darah dari aneka racun. Berfungsi juga sebagai peluruh perut dan pembersih kulit.
Belimbing : Banyak mengandung serat makanan, vitamin A, C serta kalium. Zat gizi ini bermanfaat dalam menjaga kenormalan fungsi organ-organ pencernaan sistem pembuluh darah dan jantung, menurunkan tekanan darah dan kolesterol.
Pepaya : Mengandung vitami A, B kompleks, C , karotenoid dan kalium tetapi dalam jumlah yang sedang dan tidak sebanyak melon.Pepaya mengandung papain yaitu sejenis enzim yang dapat membantu dalam pencernaan protein.
Jus pepaya sangat manjur untuk menurunkan kadar keasaman lambung.
Pisang : Buah ini juga sumber penting bagi kebutuhan vitamin C, kalium serta gula buah. Kalium pada pisang berfungsi menjaga keseimbangan air tubuh, kenormalan tekanan darah, kenormalan fungsi jantung dan kerja otot.
Semangka : Banyak mengandung mengandung vitamin A, C, karotenoid, kalium dan serat makanan. Zat gizi ini berfungsi sebagai penggempur radikal bebas, menjaga kenormalan sistem pembuluh darah dan jantung serta dapat menurunkan kolesterol jahat dan tekanan darah.
Jeruk : Juring jeruk banyak mengadung pektin, karena itu sungguh rugi jika bila mengkonsumsi jeruk hanya menyerap sarinya dan membuang kulit juringnya. Jeruk mengandung vitamin A, C dan asam sitrat.
Kandungan kalsium dan fosfor nya sangat membantu dalam pembentukan tulang dan gigi pada anak-anak. Kadar gula dan jeruk yang tinggi dapat menghasilkandan memulihkan energi dengan cepat. Untuk itu tidak dianjurkan bagi penderita dibetes. Begitu juga bagi penderita mag, agar mengurangi konsumsi jeruk atau buah lainnya yang memiliki rasa asam.
Tomat : Kaya akan kandungan lycopen, yaitu suatu anti oksidan yang mampu mencegah dan mengurangi resiko aneka jenis kanker. Terutama kanker leher rahim, ginjal dan pankreas. Kandungan vitamin A dan C nya berperan dalam meningkatkan imunitas tubuh. 100 gr tomat berukuran sedang mampu menyediakan separuh dari kebutuhan vitamin C tubuh.
Jumat, 30 Januari 2009
Manfaat Buah Segar!
Kamis, 29 Januari 2009
Tidak Gampang Jadi Penulis
SAYA selalu bertanya pada diri saya, apakah saya mempunyai bakat menulis? Kata orang menulis itu harus punya bakat. Bakat yang sudah dilahirkan seiring dengan semakin bertambah umur hidup kita di dunia. Tetapi ada juga yang mengatakan kalau menulis itu tak perlu bakat. Anda cuma memerlukan kemauan untuk menulis, dan kemauan untuk berlatih menulis. Menulis apa yang penting untuk ditulis.
Saya jadi bingung, Apa mungkin menjadi penulis itu memerlukan bakat? Sebab yang saya tahu menulis itu bukan bakat tapi kebiasaan yang terlatih. Kebiasaan yang harus diasah terus menerus. Bahkan bisa dilatih setiap hari. Seperti kita berlatih mengendarai mobil.
Menulis adalah sebuah kreativitas. Dia bukan hanya sekedar keterampilan. Kreativitas menulis akan tumbuh kalau otak anda dirangsang untuk menciptakan sesuatu. Menciptakan sesuatu yang berbeda dan belum pernah dituliskan oleh orang lain. Itulah yang membawa saya dan teman-teman guru lainnya menjadi Finalis Lomba keberhasilan Guru Dalam Pembelajaran 2008. Lomba menulis yang sangat dirindukan oleh guru-guru di Indonesia setiap tahunnya.
Tidak gampang jadi penulis. Apalagi menjadi penulis yang sudah dikenal oleh banyak orang karena karyanya enak dibaca dan memberikan pencerahan. Apalagi bila karyanya ternyata lebih memberikan banyak manfaat untuk hajat hidup orang banyak. Pernah baca buku karya Buya Hamka almarhum? Judulnya ” Dibawah Lindungan Ka’bah”. Sangat menyentuh dan mempesona bila anda membacanya dengan hati.
Terlatih untuk jadi penulis memang butuh perjuangan. Bukan hanya perjuangan untuk melawan diri sendiri tapi juga perjuangan untuk dapat diterima oleh masyarakat pembaca. Masyarakat pembaca yang di Indonesia belum begitu banyak jumlahnya, karena budaya baca belum menjadi budaya bangsa.
Namun perjuangan yang lebih penting adalah Perjuangan untuk dapat dipahami oleh orang lain. Sebab kita ini tidaklah hidup seorang diri. Kita hidup untuk orang lain. Kita hidup untuk bermanfaat buat orang lain. Kita hidup untuk menyemangati orang lain melalui tulisan-tulisan kita. Karena itu kita sendiri harus dapat memotivasi diri. Punya komitmen dan tekad yang kuat untuk menulis.
Dengan menulis kita dapat menyampaikan apa yang ada dalam otak kita menjadi kata-kata yang bermakna. Dengan menulis kita berusaha memberikan informasi kepada orang lain. Informasi yang mungkin saja sangat dibutuhkan. Bahkan mungkin informasi yang sedang ditunggu-tunggu dan dirindukan.
Wahai para pembaca setia blog saya sudahkah anda menulis hari ini???
Wijaya Kusumah, Tidak Gampang Jadi Penulis
Rabu, 28 Januari 2009
Jadikan 2S Sebagai Penolongmu!
Sholat adalah ibadah yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam. Sholat adalah ibadah paripurna yang memadukan olah pikir, gerak, dan rasa. Ketiganya terpadu secara serasi dan selaras dan saling melengkapi. Dalam sholat terintegrasi proses latihan meletakkan kendali diri secara proporsional, mulai dari gerakan, inderawi, aqal, dan pengelolaan nafsu yang pada akhirnya akan menghasilkan jiwa yang bersifat muthma’innah. Orang yang memiliki jiwa muthma’innah inilah yang pada akhirnya akan mampu mengaplikasikan nilai-nilai sholat dalam keseharian yaitu nilai-nilai yang didominasi kesabaran paripurna.
Prakteknya tercermin dalam sikap penuh syukur, pemaaf, lemah lembut, penyayang, tawakal, qana’ah, menjaga kesucian diri, istiqomah dan sebagainya. Dengan kata lain, orang yang sholatnya baik dalam hidupnya akan dipenuhi sifat sabar yang tercermin dalam tingginya akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Kata sabar lebih dari seratus kali disebut didalam Al Qur’an. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya makna sabar. Karena sabar merupakan poros, sekaligus inti dan asas segala macam kemuliaan akhlak. Jika kita telusuri lebih lanjut ternyata hakekat seluruh akhlak mulia adalah sabar. Sabar selalu menjadi asas atau landasaannya orang beriman.
Dengan kata lain secara psikologis kita bisa memaknai kesabaran sebagai suatu kemampuan untuk menerima, mengolah, dan menyikapi kenyataan. Jadi bisa dikatakan sabar adalah upaya menahan diri dalam melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu untuk mencapai ridho Allah SWT. Maka orang yang sabar adalah orang yang mampu menempatkan diri dan bersikap optimal dalam setiap keadaan. Sabar bukanlah sebuah bentuk keputus-asaan tapi merupakan optimisme yang terukur. Ketika menghadapi situasi dimana kita harus marah misalnya maka marahlah secara bijak dan diniatkan untuk kebaikan bersama.
Sabtu, 24 Januari 2009
Al-Qur'an
Alquran juga menjadi petunjuk bagi amal perbuatan manusia. Alquran memberi jalan bagi mereka yang mau memikirkan dan menghayati isinya untuk mendapatkan kebenaran dan kebaikan sehingga dapat disampaikan kepada orang banyak kebenaran itu.
Dengan Alquran, kita bisa mengerti dan memahami hakekat kebatilan serta kejahatan. Pemahaman itu mengantar kepada kita untuk mau dan mampu membersihkan jalan yang akan kita lalui agar terhindar dari kejahatan dan kebatilan tadi. Dengan demikian, Alquran menjadi pengontrol pribadi agar selalu mawas diri ketika menjalani hidup dan kehidupan ini.
Karena jalan yang akan kita tempuh bermula dari hati atau jiwa sebagai pengendali amal, maka kewajiban kita untuk selalu membersihkannya. Shekh Mohammad Rasyid Ridha, seorang ulama besar Mesir pernah berkata, ''Di dalam membersihkan jiwa dan memperdalam pemikiran, orang tidak harus melewati falsafah Aristoteles atau Ibnu Sina, tapi yang terpenting ia harus melewati dua hal, menjauhkan hawa nafsu dan menghiasi diri dengan takwa.''
Dua hal tersebut -- menjauhkan nafsu dan menghiasi diri dengan takwa -- banyak disinggung Alquran. Allah berfirman: Adakah kamu mengetahui orang yang menjadikan hawa nafsu sebagai tuhannya? Dan Allah kemudian menyesatkan mereka berdasarkan ilmu-Nya. Allah mengunci pendengaran, hati dan menutup penglihatannya. Maka siapakah yang mampu memberi petunjuk kepadanya selain Allah. Adakah kalian tidak mengambil pelajaran? (Surah al-Jatsiah: 22).
Ayat tersebut memberi isyarat kepada kita betapa berbahayanya orang yang tidak dapat mengendalikan nafsunya. Bila ketidakmampuan pengendalian nafsu itu sampai pada kemurkaan Allah sehingga menutup hati seseorang dari masuknya cahaya atau hidayah, maka ia akan menjadi orang yang celaka di dunia dan akhirat.
Sementara, takwa merupakan peningkatan kualitas iman. Tidak akan ada takwa tanpa landasan iman yang benar, bersih dari kemusyrikan, khurafat dan tahayul. Menurut tafsir para ulama, takwa berarti menjaga semua perbuatan yang merugikan orang lain, termasuk diri sendiri serta tidak melakukan tindakan yang merintangi tercapainya tujuan mulia maupun niat yang baik. Takwa juga berarti meninggalkan segala perbuatan dosa dan maksiat serta senantiasa taat pada semua perintah Allah.
Bila hal itu terpenuhi, maka kebaikan akan kembali kepada manusia. Allah berfirman: Dan siapa yang takwa kepada Allah, Dia akan membuatnya lepas dari kesulitan dan akan memberi rezeki yang tiada terkira (Surah at-Thalaq: 2-3). Ada baiknya ketika kita ingin memperoleh hidayah Alquran, dua hal tersebut menjadi perhatian utama kita. - ah
Rabu, 21 Januari 2009
Menciptakan Informasi Melalui Blog
Kamis, 22 Januari 2009 saya kedatangan seorang tamu yang merupakan salah satu guru TIK dari SMP Perguruan Cikini Jakarta Pusat. Beliau ingin melakukan observasi untuk tesisnya. Kebetulan masalah yang dipilih adalah bagaimana blog dimanfaatkan sebagai pusat sumber belajar bagi siswa. Saya sendiri menyambutnya dengan penuh sukacita. Bagi saya blog adalah media paling canggih dalam meningkatkan kreativitas menulis. Apalagi bila dijadikan sebagai pusat sumber belajar (PSB)
Dalam diskusi bersama beliau, kami bersepakat untuk menjadikan blog sebagai ajang untuk menciptakan informasi. Selama ini, dalam pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMP, siswa hanya dituntut untuk mencari informasi di internet. Siswa-siswi tidak didorong untuk menciptakan informasi. Karena itu, jadilah anak didik kita sebagai konsumen, bukan produsen pengetahuan atau informasi.
Cobalah lihat tugas-tugas yang diberikan guru di sekolah kepada peserta didik. Anak disuruh mencari informasi sebanyak-banyaknya. Lalu biasanya merangkumnya dalam bentuk kliping. Akibatnya, anak-anak tidak terbiasa untuk menulis yang berujung kepada minimnya kreativitas menulis.
Meningkatkan kreativitas dan minat menulis bukan perkara gampang. Guru harus memotivasi siswa terus menerus. Saya sendiri pernah melakukan penelitian di kelas akselerasi. Masalah yang saya teliti adalah bagaimana meningkatkan minat dan kreativitas menulis siswa melalui pengelolaan blog di internet. Butuh waktu 9 bulan menyelesaikan penelitian ini.
Dalam penelitian itu, saya mengarahkan siswa untuk selalu meng-update blog yang telah dibuatnya. Mereka saya arahkan untuk menciptakan informasi dalam blog. Mareka saya minta untuk menuliskan apa saja yang mereka sukai. Mulai dari dirinya, keadaan sekolahnya, dan lain-lain. Pokoknya kegiatan menulis wajib dilakukan di blog. Saya pun bertindak sebagai pembaca setia mereka dan selalu memberikan komentar. Saya pun tak lupa memberikan contoh bagaimana menulis yang baik melalui blog saya sendiri.
Awalnya tulisan mereka biasa-biasa saja. Namun, dengan berprosesnya waktu dan tindakan motivasi yang terus menerus saya lakukan, akhirnya tulisan-tulisan mereka menjadi sangat menarik. Saya senang sekali membaca tulisan mereka. Sangat inspiratif dan membawa saya dalam dunia mereka. Dunia remaja yang akan beranjak dewasa. Dari merekalah saya mengetahui situs-situs yang disukai oleh anak-anak remaja.
Blog anak-anak aksel itu saya link dalam blog http://wijayalabs.blogspot.com dan sampai saat ini tulisan mereka terus berkembang pesat dan mengundang para blogger lain untuk mengunjunginya.
Blog telah menggiring mereka untuk menciptakan informasi. Informasi yang dibutuhkan oleh blogger lainnya dalam mencari informasi. Kini mereka tidak lagi sebagai konsumen, tetapi sudah menjadi produsen informasi. Mereka pun menjadi sangat ahli dalam membuat rumah virtualnya menarik dengan design template yang beraneka ragam. Anda pasti tidakpercaya kalau blog itu dikelola oleh anak seusia SMP.
Karena hal tersebut di atas, keajaiban blog yang dimilikinya terbukti. Saya berhasil menjadi finalis dalam lomba keberhasilan guru dalam pembelajaran (LKGDP) 2008 yang diselenggrakan rutin tiap tahun oleh direktorat profesi guru depdiknas RI. Blog bukan hanya sebagai alat menciptakan informasi, tetapi juga Blog telah menghantarkan saya menjadi finalis LKGDP 2008 walaupun belum menjadi juara pertamanya.
Saya telah membuktikan kedahsyatan blog. Adanya blog membuat saya menjadi rajin menulis setiap harinya. Berbagi cerita dengan teman-teman di blog kompasiana ini. Saya pun banyak mendapatkan pengetahuan tambahan dari teman-teman lainnya dari informasi yang ada dalam blog kompasiana.com. Bila hal itu kita ajarkan pada anak didik kita, maka mereka pun akan merasakan enaknya menciptakan informasi melalui blog. Blog mereka pun tidak lagi sepi tulisan dan sepi pengunjung.
Semoga kita semua dapat mengarahkan anak-anak kita untuk lebih banyak menciptakan informasi melalui blog dan bukan hanya sekedar mencari informasi di internet. Dengan demikian anak-anak kita telah dilatih untuk menjadi produsen informasi yang berujung kepada bertambahnya khasanah ilmu pengetahuan di dunia maya. Blog yang mereka buat kini tak menjadi sampah informasi, tapi telah berubah menjadi blog yang memiliki nilai informasi yang tinggi. Kalau anda tidak percaya, lihatlah blog mereka!.
Wijaya Kusumah, Guru TIK SMP Labschool Jakarta
Kadang, Diam Itu Emas
dengan mengumpulkan kayu bakar lalu menjualnya di pasar. Hasil yang ia
dapatkan hanya cukup untuk makan. Bahkan, kadang-kadang tak mencukupi
kebutuhannya. Tetapi, ia terkenal sebagai orang yang sabar.
Pada suatu hari, seperti biasanya dia pergi ke hutan untuk mengumpulkan
kayu bakar. Setelah cukup lama dia berhasil mengumpulkan sepikul besar
kayu bakar. Ia lalu memikulnya di pundaknya sambil berjalan menuju pasar.
Setibanya di pasar ternyata orang-orang sangat ramai dan agak berdesakan.
Karena khawatir orang-orang akan terkena ujung kayu yang agak runcing, ia
lalu berteriak, "Minggir... minggir! kayu bakar mau lewat!."
Orang-orang pada minggir memberinya jalan dan agar mereka tidak terkena
ujung kayu. Sementara, ia terus berteriak mengingatkan orang. Tiba-tiba
lewat seorang bangsawan kaya raya di hadapannya tanpa mempedulikan
peringatannya. Kontan saja ia kaget sehingga tak sempat menghindarinya.
Akibatnya, ujung kayu bakarnya itu tersangkut di baju bangsawan itu dan
merobeknya. Bangsawan itu langsung marah-marah kepadanya, dan tak
menghiraukan keadaan si penjual kayu bakar itu. Tak puas dengan itu, ia
kemudian menyeret lelaki itu ke hadapan hakim. Ia ingin menuntut ganti
rugi atas kerusakan bajunya.
Sesampainya di hadapan hakim, orang kaya itu lalu menceritakan kejadiannya
serta maksud kedatangannya menghadap dengan si lelaki itu. Hakim itu lalu
berkata, "Mungkin ia tidak sengaja." Bangsawan itu membantah. Sementara si
lelaki itu diam saja seribu bahasa. Setelah mengajukan beberapa
kemungkinan yang selalu dibantah oleh bangsawan itu, akhirnya hakim
mengajukan pertanyaan kepada lelaki tukang kayu bakar itu. Namun, setiap
kali hakim itu bertanya, ia tak menjawab sama sekali, ia tetap diam.
Setelah beberapa pertanyaan yang tak dijawab berlalu, sang hakim akhirnya
berkata pada bangsawan itu, "Mungkin orang ini bisu, sehingga dia tidak
bisa memperingatkanmu ketika di pasar tadi."
Bangsawan itu agak geram mendengar perkataan hakim itu. Ia lalu berkata,
"Tidak mungkin! Ia tidak bisu wahai hakim. Aku mendengarnya berteriak di
pasar tadi. Tidak mungkin sekarang ia bisu!" dengan nada sedikit emosi.
"Pokoknya saya tetap minta ganti," lanjutnya.
Dengan tenang sambil tersenyum, sang hakim berkata, "Kalau engkau
mendengar teriakannya, mengapa engkau tidak minggir?" Jika ia sudah
memperingatkan, berarti ia tidak bersalah. Anda yang kurang memperdulikan
peringatannya. "
Mendengar keputusan hakim itu, bangsawan itu hanya bisa diam dan bingung.
Ia baru menyadari ucapannya ternyata menjadi bumerang baginya. Akhirnya ia
pun pergi. Dan, lelaki tukang kayu bakar itu pun pergi. Ia selamat dari
tuduhan dan tuntutan bangsawan itu dengan hanya diam.
Dari:
"Ahmad Suwandi"
Kamis, 15 Januari 2009
Daftar Blog Saya
-
Rangkuman Buku 90 Hari Remisi Diabetes4 hari yang lalu
-